Tahlilan

Tahlilan atau kumpul kumpul dengan jamuan dari keluarga mayyit yang bid'ah? Banyak perdebatan tentang tahlilan disepanjang sejarah kebudayaan Islam di Indonesia. Perdebatan ini sudah lebih dari satu abad lebih di masa kebangkitan nasional sampai masa reformasi.
Perdebatan itu ada yang berujung kekerasan atau hanya putus komunikasi antara ulama ulama kemuka saat itu. Rekatnya hubungan ulama ulama dalam kesatuan misi membangun bangsa dan negara secara bersama di masa Gestapo. Pudarlah perdebatan itu. Bahkan para ulama yang berlainan sekte Islam menjalin hubungan melalui pernikahan putra dan putri mereka, seperti kisah nyata kiai kelana (kiai mukhith) aktifis NU dengan putri kiai terkemuka dari MD. Satu sama lain menyatukan pendapat tentang agama dan bangsa melawan pergulatan Komunis saat itu. Perdebatan tentang tahlilan memudar dan lebur. Kalaupun ada hanya sebagai wacana kajian ilmiyah atau canda. Kajian tahlilan akan berlanjut.....

Tidak ada komentar: